CY Beverages
Back to News
Tempo.coTempo.co
June 3, 2025

Apa Beda Matcha dengan Teh Hijau?

Apa Beda Matcha dengan Teh Hijau?

TEMPO.CO, Jakarta - Matcha, bubuk teh hijau dari Jepang, menjadi minuman yang sedang digandrungi banyak orang di kota-kota besar di Indonesia. Tren ini muncul seiring dengan meningkatnya kesadaran hidup sehat.

Minuman ini telah menjadi bagian penting dari budaya Jepang sejak abad ke-12. Di Indonesia, minuman ini dipopulerkan sejak 2013, sempat mengalami penurunan, dan kembali tren beberapa tahun belakangan. Matcha merupakan teh hijau berkualitas tinggi yang sering dipakai untuk upacara minum teh, dengan aroma harum dan rasa umami yang khas.

Teh hijau dan matcha memang berasal dari jenis tanaman yang sama, namun merupakan dua minuman yang berbeda. Perbedaan ini ada mulai dari budidaya, proses pengolahan, hingga cara meraciknya. Sebuah penelitian yang dimuat di National Library of Medicine mengungkap bahwa teh hijau mengandung antioksidan yang tinggi, seperti polifenol yang bahkan mencapai 30 persen.

Dea Tri Jayanti, Brand Manager CY Beverages, mengatakan bahwa perbedaan pertama ada pada budidayanya. "Matcha tidak boleh terkena sinar matahari langsung, makanya tanaman teh ditutupi dengan terpal hitam," katanya dalam workshop Matcha Mode: On di Jakarta, Selasa, 3 Juni 2025.

Penutupan ini dilakukan untuk mempertahankan rasa umami dan warna hijaunya yang terang karena klorofil dan L-theanine (asam amino) yang lebih tinggi. Sementara, budidaya teh hijau dilakukan dengan membiarkan tanaman terkena sinar matahari langsung. Proses pengolahannya pun berbeda: matcha dikukus dan digiling secara manual, sedangkan teh hijau dikeringkan dengan pemanggangan mesin.

Published by

CY
CY Beverages Editor
About Connect

Connect With Us

Reach out for authentic matcha products, dependable delivery, and expert assistance — tailored to enhance your brand's offerings.

Testimonials

Bubuk matcha yang dari dulu selalu aku pakai dan sampe sekarang masih loving it!

Rachel Olsen
Image

Rachel Olsen

@Rachelahligizi

Ahli Gizi, S2 Gizi – University College Dublin, Ireland

Approved sama rasa dari CY Matcha Latte Plant-Based Black Soya with Honey, sebelumnya ga terlalu suka Matcha tapi ini masih enak dinikmatin, rate 9/10

Gritte Agatha
Image

Gritte Agatha

@gritteagathaa

Indonesian Actress & Director

Menurut Aku, suka rasa matcha nya berasa dan I don't like anything too sweet, and its very refreshing dan rasanya ga bitter bgt — aku kasih 100/10

Amanda Rigby
Image

Amanda Rigby

@amandarigby6

Actress

Mirip banget sama yang aku minum di Jepang. Varian favorit ku: Matcha Latte Roasted Almond. Macanya pekat, sugarnya gak banyak, pas manisnya, enak. Wanginya matcha plus almond.

Elaine Hanafi
Image

Elaine Hanafi

@elainehanafi

Influencer

This is very tasty, and flavour is unusual, but its very rich and its very fresh. I'm sure everyone else gonna like it.

H.E. Lyudmila Vorobyova
Image

H.E. Lyudmila Vorobyova

Ambassador of the Russian Federation to Indonesia (2018–2024)

Bubuk matcha yang dari dulu selalu aku pakai dan sampe sekarang masih loving it!

Rachel Olsen
Image

Rachel Olsen

@Rachelahligizi

Ahli Gizi, S2 Gizi – University College Dublin, Ireland

Approved sama rasa dari CY Matcha Latte Plant-Based Black Soya with Honey, sebelumnya ga terlalu suka Matcha tapi ini masih enak dinikmatin, rate 9/10

Gritte Agatha
Image

Gritte Agatha

@gritteagathaa

Indonesian Actress & Director

Menurut Aku, suka rasa matcha nya berasa dan I don't like anything too sweet, and its very refreshing dan rasanya ga bitter bgt — aku kasih 100/10

Amanda Rigby
Image

Amanda Rigby

@amandarigby6

Actress

Mirip banget sama yang aku minum di Jepang. Varian favorit ku: Matcha Latte Roasted Almond. Macanya pekat, sugarnya gak banyak, pas manisnya, enak. Wanginya matcha plus almond.

Elaine Hanafi
Image

Elaine Hanafi

@elainehanafi

Influencer

This is very tasty, and flavour is unusual, but its very rich and its very fresh. I'm sure everyone else gonna like it.

H.E. Lyudmila Vorobyova
Image

H.E. Lyudmila Vorobyova

Ambassador of the Russian Federation to Indonesia (2018–2024)